Kenalin Si Phabir Sebagai Ikon Juara Maluku Utara 2026

Kenalin Si Phabir Sebagai Ikon Juara Maluku Utara 2026

Kenalin Si Phabir Sebagai Ikon Juara Maluku Utara 2026--

MALUKUUTARA.DISWAY.ID - Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, resmi meluncurkan identitas visual teranyar: Si Phabir. Bukan sekadar gambar, maskot yang terinspirasi dari hewan endemik Kuskus Mata Biru ini menjadi simbol kelincahan dan petarung sejati yang akan memimpin ribuan atlet menuju puncak prestasi.

Namun, kejutan sesungguhnya bukan hanya soal estetika. Dalam langkah yang dianggap sebagai gebrakan finansial terbesar tahun ini, Pemerintah Provinsi Maluku Utara langsung menyerahkan dana hibah fantastis senilai Rp11 Miliar secara simbolis. 

Dana ini dialokasikan khusus untuk memperkuat 35 cabang olahraga (cabor) yang akan berlaga di Halmahera Utara pada Juni mendatang. 

Gubernur menegaskan era pamer seremonial telah berakhir; kini saatnya Maluku Utara bicara melalui prestasi di papan skor nasional.

“Kurangi formalitas, kurangi acara seremonial! Yang kita butuhkan adalah pembinaan dan penemuan potensi atlet. Kita ingin Maluku Utara tidak hanya mengekspor sumber daya alam, tapi juga mengekspor atlet-atlet hebat ke level nasional!” tegas Sherly Tjoanda.

Mencari Intan Mentah dari Pelosok Desa

Penyelenggaraan Porprov V yang dijadwalkan pada 1–8 Juni 2026 bukan sekadar ajang kumpul-kumpul rutin. 

Dengan keterlibatan atlet dari 10 kabupaten/kota, pemerintah daerah memasang target tinggi untuk mentransformasi sumber daya manusia. 

Strategi ini mencakup sertifikasi pelatih secara masif guna memastikan pembinaan atlet dimulai sejak usia dini di tingkat desa hingga ke provinsi.

Gubernur Sherly percaya bahwa investasi pada manusia jauh lebih abadi dibanding ketergantungan pada tambang. 

Penekanan pada kualitas SDM olahraga diharapkan mampu melahirkan ekosistem juara yang berkelanjutan, sehingga nama Maluku Utara kelak akan bergaung di podium internasional.

Filosofi Kuskus Mata Biru yang Melegenda

Pemilihan Si Phabir sebagai maskot resmi bukanlah tanpa alasan. Kuskus Mata Biru adalah kekayaan identitas lokal yang melambangkan keunikan sekaligus ketangguhan yang jarang dimiliki wilayah lain. Maskot ini diharapkan mampu menyuntikkan energi tambahan bagi para petarung di arena pertandingan nanti.

Ketua KONI Maluku Utara, Sarbin Sehe, menambahkan bahwa Porprov kali ini harus dipandang sebagai investasi jangka panjang daerah. 

Saat kekayaan alam mulai menyusut, maka wisata, budaya, dan olahraga adalah sektor yang akan menjaga napas kehidupan masa depan Maluku Utara. 

"Kita tidak hanya mencari juara, tapi juga membangun ekosistem ekonomi dan memperkuat persatuan," ujarnya optimis.

Sumber: