Gubernur Sherly Mulai Proyek Raksasa Jalan Trans Halmahera 2025

Gubernur Sherly Mulai Proyek Raksasa Jalan Trans Halmahera 2025

Gubernur Sherly Mulai Proyek Raksasa Jalan Trans Halmahera 2025--

 

MALUKUUTARA.DISWAY.ID - Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, mengumumkan bahwa proyek pembangunan Jalan Trans Halmahera resmi dimulai pada tahun 2025.

Target tinggi guna menghubungkan daerah-daerah strategis seperti Sofifi, Tidore Kepulauan, Halmahera Timur, serta Halmahera Tengah.

Proyek ini diharapkan bisa meningkatkan aksesibilitas dan mempercepat pertumbuhan ekonomi di provinsi tersebut.

Sherly menegaskan keberhasilan pembangunan jalan ini tak bisa lepas dari kerja sama antar pemerintah daerah.

Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur serta Halmahera Tengah telah sepakat melakukan pembagian tanggung jawab, fokus membuka ruas jalan awal disertai penyediaan material konstruksi seperti pasir dan batu yang didanai oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

“Pengaspalan jalan akan mendapatkan dukungan langsung dari Kementerian Pekerjaan Umum,” ujar Sherly.

Proyek senilai kurang lebih Rp1 triliun ini memang besar dan memerlukan sinergi sumber daya baik dari pusat maupun daerah untuk memastikan pengerjaan berkualitas tepat waktu.

BACA JUGA:Gubernur Sherly: Anggaran Untuk Rakyat, Bukan Formalitas dan Rapat Seremonial

BACA JUGA:Pesan Gubernur Sherly di Muswil PKS: Kritik Boleh, Asal untuk Persatuan

Manfaat Strategis Bagi Warga Maluku Utara

Pembangunan ini bukan sekadar soal fisik jalan, tapi juga tentang membuka peluang baru bagi masyarakat.

Dengan akses jalan dari Sofifi ke Desa Ekor dan Desa Kobe yang lebih cepat—dengan waktu tempuh sekitar 60 menit—mobilitas masyarakat dan tenaga kerja. Termasuk ribuan pekerja PT IWIP, akan jauh lebih efisien.

Sambil mewujudkan konektivitas, Pemprov Maluku Utara berencana membangun fasilitas pendukung.

Mulai dari rumah sakit tipe A dan B, pusat pendidikan unggulan, hingga pelabuhan baru dan pusat perbelanjaan untuk memacu aktivitas ekonomi dan sosial ibu kota provinsi.

“Untuk membuat Sofifi hidup seperti ibu kota lain, kita perlu sistem yang memungkinkan orang-orang dari daerah sekitar rutin mengunjungi dan bekerja di sini,” jelas Sherly.

BACA JUGA:Strategi Gubernur Sherly Wujudkan Pangan Murah dan Stok Aman di Maluku Utara 2025

BACA JUGA:Gubernur Sherly Ajukan Kenaikan Anggaran Makan Bergizi Gratis di Maluku Utara

Rencana membuka cabang Universitas Khairun dan Politeknik Kesehatan juga menjadi bagian dari strategi meningkatkan kepadatan penduduk dan aktivitas di Sofifi.

Sumber: