Tidore Jadi Barometer SPMB Paling Bersih di Maluku Utara

Rabu 08-07-2026,15:52 WIB
Reporter : Rizal Husen Teguh Pribadi
Editor : Rizal Husen Teguh Pribadi

MALUKUUTARA.DISWAY.ID - Tata kelola dunia pendidikan di Kota Tidore Kepulauan sukses menorehkan prestasi gemilang yang patut diacungi jempol. 

Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 di wilayah spiritual Kesultanan Tidore ini dinilai berhasil menjadi role model atau percontohan ideal bagi 9 kabupaten/kota lainnya di Provinsi Maluku Utara. 

Integrasi sistem yang matang membuat proses penyaringan siswa baru berjalan tertib, transparan, akuntabel, dan sepenuhnya bebas dari intervensi negatif.

Apresiasi tinggi tersebut ditiupkan langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadikbud) Provinsi Maluku Utara, Abubakar Abdullah, di sela-sela agenda pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMA Negeri 1 Tidore Kepulauan, Senin, 7 Juli 2026.

Berdasarkan rekam data evaluasi, runtunan tahapan seleksi yang berlangsung maraton sejak 4 Juni hingga 5 Juli 2026 kemarin terbukti steril dari gejolak sosial maupun konflik transparansi nilai di ruang publik.

Keberhasilan luar biasa ini tidak lepas dari keberanian dinas terkait dalam menerapkan sistem seleksi berbasis digital terpusat. 

Dengan menaruh kendali penuh server penerimaan di bawah pengawasan ketat Dinas Pendidikan, celah-celah praktik kecurangan seperti titipan bermodus kuota siluman berhasil diamputasi total.

Faktor kunci lainnya adalah terbangunnya sinergi yang harmonis antara panitia sekolah, operator data, komite, serta kedewasaan cara pandang wali murid yang taat pada rambu-rambu petunjuk teknis (juknis) dari pemerintah daerah.

“SPMB di Maluku Utara dilaksanakan sesuai petunjuk teknis yang telah ditetapkan. Khusus sekolah yang melaksanakan penerimaan secara daring, seluruh proses berada di bawah kendali Dinas Pendidikan sehingga pelaksanaannya terpusat, transparan, dan akuntabel. Saya berharap seluruh daerah ke depan dapat melaksanakan SPMB sebaik yang dilakukan di Kota Tidore Kepulauan. Dukungan masyarakat di Tidore sangat luar biasa. Hampir tidak ada protes yang muncul di ruang publik, bahkan aduan yang masuk langsung ke telepon seluler saya nyaris tidak ada. Ini menunjukkan tingginya kepercayaan masyarakat,” tegas Kadikbud Malut, Abubakar Abdullah.

Sejarah Perjuangan Sultan di Sela Pemantauan MPLS Akbar

Pasca-membuka rangkaian orientasi, Kadikbud bersama jajaran bergerak cepat meninjau kesiapan pelaksanaan hari pertama sekolah di klaster satuan pendidikan terdekat. 

Pemantauan ketat menyasar aktivitas di SMA Negeri 10 Tidore, SMA Negeri 2 Tidore, hingga SMK Negeri 1 Tidore Kepulauan guna memastikan kenyamanan belajar para siswa baru.

Menariknya, saat bertatap muka dengan ratusan pelajar di SMA Negeri 1 Tidore Kepulauan, Abubakar menyuntikkan motivasi nasionalisme dengan mengungkit memori kolektif sejarah bangsa. 

Ia mengingatkan bahwa bangunan sekolah yang mereka tempati hari ini memiliki nilai historis yang luar biasa sakral, karena pernah difungsikan sebagai Kantor Gubernur Irian Barat di masa lampau, erat kaitannya dengan heroisme kepemimpinan Sultan Zainal Abidin Syah dalam mempertahankan keutuhan bingkai NKRI.

 

Kategori :