PWI Sebut Intimidasi Wartawan di Stadion Bisa Dipidana 2 Tahun Penjara

Minggu 08-03-2026,20:46 WIB
Reporter : Rizal Husen Teguh Pribadi
Editor : Rizal Husen Teguh Pribadi

Ketegangan di stadion tidak berhenti di situ.

Seorang oknum yang diduga berasal dari manajemen klub terlihat mengikuti perangkat pertandingan hingga ke area ruang ganti wasit.

Setibanya di depan pintu, ia dilaporkan beberapa kali menggedor pintu sambil melontarkan kemarahan kepada wasit yang berada di dalam ruangan.

Akibat situasi tersebut, para wasit memilih tetap berada di dalam ruang ganti untuk menghindari potensi konflik yang lebih besar.

Perangkat pertandingan bahkan tertahan di stadion selama sekitar satu setengah jam setelah pertandingan berakhir.

Baru setelah kondisi dianggap aman, mereka dapat meninggalkan stadion.

Sekitar pukul 00.20 WIT, aparat kepolisian bersama petugas keamanan stadion memastikan kondisi telah kembali terkendali.

Setelah pengamanan diperketat, perangkat pertandingan akhirnya bisa meninggalkan lokasi tanpa gangguan lanjutan.

Di tengah situasi tersebut, pemilik Malut United, David Glen Oei, juga sempat menegur wartawan yang sedang melakukan peliputan.

“Kamu dari mana? Kalau dari Ternate kenapa tidak mendukung kami,” ucapnya kepada salah satu jurnalis di lokasi.

Pernyataan tersebut kemudian menimbulkan reaksi dari wartawan yang menilai bahwa tugas jurnalis adalah menyampaikan informasi secara independen.

Kategori :