MALUKUUTARA.DISWAY.ID - Ambisi besar diusung oleh kontingen bola basket Kota Ternate dalam menyongsong Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) XII Tingkat Provinsi Maluku Utara yang diselenggarakan di Kabupaten Pulau Morotai pada 6–12 Juli 2026.
Tidak tanggung-tanggung, tim basket ibu kota ini memasang target harga mati untuk mengawinkan gelar juara umum alias mengawinkan medali emas di kategori tim putra maupun tim putri.
Demi merealisasikan misi besar tersebut, jajaran manajemen resmi memberangkatkan kekuatan penuh sebanyak 24 atlet muda terbaik.
Komposisi ini terbagi secara adil, yakni 12 pebasket putra potensial dan 12 pebasket putri pilihan yang diproyeksikan mampu mendominasi jalannya kompetisi di arena pertandingan Pulau Morotai.
Seluruh skuad beserta ofisial dilaporkan telah mendarat di Morotai setelah bertolak dari Ternate pada Minggu, 5 Juli 2026.
Target tinggi yang dipasang oleh Kota Ternate bukan tanpa dasar yang kuat. Langkah persiapan skuad ini telah dirancang secara matang dan sistematis sejak bulan Maret 2026.
Selama kurun waktu kurang lebih empat bulan lamanya, para pebasket muda ini dipaksa keluar dari zona nyaman melalui program latihan terpadu yang sangat ketat.
Fase latihan tidak hanya berfokus pada penguatan taktik dan teknik individu di lapangan, melainkan juga menggenjot ketahanan fisik maksmial, pematangan transisi bermain, hingga penguatan chemistry antar-pemain demi membangun kekompakan tim yang solid.
"Kesiapan tim sudah 100 persen. Semua pemain dalam kondisi yang baik. Saat ini fokus kami sebagai tim pelatih adalah menjaga seluruh pemain agar tetap fokus menghadapi pertandingan dan target yang telah ditetapkan di Popda nanti," tegas Pelatih Kepala Tim Basket Kota Ternate, Syahrian Zeinsal, yang akrab disapa Coach Sesa.
Harapan Dukungan Penuh Suporter
Meskipun di atas kertas diunggulkan, tim pelatih mengingatkan anak asuhnya agar tidak jemawa dan menganggap remeh kekuatan tim perwakilan dari kabupaten/kota lain di Maluku Utara.
Dinamika kompetisi tingkat pelajar seringkali menghadirkan kejutan di lapangan, terlebih status Pulau Morotai sebagai tuan rumah dipastikan akan mendapat suntikan motivasi ekstra dari suporter lokal.
Sebab itu, konsentrasi penuh dari kuarter pertama hingga laga usai menjadi poin instruksi wajib yang ditekankan tim pelatih.
Manajemen juga mengetuk hati seluruh masyarakat dan komunitas pencinta bola basket di Kota Ternate untuk memberikan sokongan moral secara masif, baik langsung maupun lewat doa, agar piala bergengsi tersebut bisa diboyong pulang ke Ternate.
"Kami dari tim Popda Kota Ternate mengharapkan dukungan dan doa dari seluruh pecinta basket Kota Ternate agar bisa meraih hasil positif dan membawa pulang gelar juara di Popda nanti," pungkas Coach Sesa.