Pangdam Pattimura: Prajurit Nakal di Malut Bakal DIHUKUM BERAT, Tak Ada Ampun

Pangdam Pattimura: Prajurit Nakal di Malut Bakal DIHUKUM BERAT, Tak Ada Ampun

Pangdam Pattimura tegaskan Prajurit Nakal di Malut Bakal DIHUKUM BERAT, Tak Ada Ampun--

MALUKUUTARA.DISWAY.ID -  Panglima Kodam (Pangdam) Pattimura Mayjen TNI Dody Triwinarto,, menegaskan tekad bulat untuk menghukum berat setiap prajurit yang terlibat pelanggaran di wilayah Maluku Utara.

Kunjungan resminya ke Korem 152/Baabullah di Ternate menjadi panggung bagi pernyataan keras ini, menargetkan oknum yang mencoreng citra TNI Angkatan Darat (TNI AD). 

Dalam sistem manajemen prajurit yang diterapkan, Mayjen Dody menerapkan prinsip reward and punishment secara ketat. 

"Kepada oknum yang melakukan pelanggaran akan saya proses dan tidak ada pembelaan apapun," tegasnya saat berbicara di hadapan personel Korem 152/Baabullah. 

Ia menjamin setiap kasus pelanggaran akan diproses sesuai aturan disiplin militer yang berlaku, tanpa toleransi sedikit pun.

Pendekatan ini bertujuan menjaga integritas institusi TNI AD. Pelanggaran apa pun, baik kecil maupun besar, dianggap sebagai ancaman terhadap kehormatan kesatuan. 

Mayjen Dody menekankan sanksi akan diterapkan cepat dan adil, mencegah efek domino di antara ribuan prajurit di bawah komando Pattimura.

Penghargaan Istimewa untuk Prajurit Berprestasi

Di sisi lain, prajurit yang menunjukkan dedikasi tinggi dan prestasi gemilang akan menuai reward spesial. 

"Prajurit berprestasi akan selalu mendapat perhatian institusi," ujar Pangdam Pattimura. Bentuk apresiasi ini mencakup promosi, kenaikan pangkat, atau fasilitas khusus, sebagai motivasi agar seluruh personel tetap berkomitmen.

Strategi ganda ini diharapkan menciptakan budaya disiplin yang kuat di Kodam Pattimura, yang mencakup Maluku Utara dan sekitarnya.

Mayjen Dody mengingatkan seluruh bawahan untuk berpegang teguh pada 8 Sumpah Prajurit TNI, fondasi utama tugas harian. 

Sumpah ini meliputi kesetiaan kepada NKRI, kepatuhan pada perintah, dan integritas moral. 

"Selaku panglima Kodam, saya menerapkan reward and punishment... jika melanggar akan dihukum, sementara yang berprestasi akan kita kasih penghargaan," pungkasnya.

Sumber: