AJI Ternate Kecam Dugaan Intimidasi Wartawan Saat Liputan Laga Malut United vs PSM

AJI Ternate Kecam Dugaan Intimidasi Wartawan Saat Liputan Laga Malut United vs PSM

AJI Ternate Kecam Dugaan Intimidasi Wartawan Saat Liputan Laga Malut United vs PSM--

MALUKUUTARA.DISWAY.ID - Insiden dugaan intimidasi terhadap jurnalis yang terjadi setelah pertandingan Malut United melawan PSM Makassar memicu reaksi keras dari Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Ternate.

Organisasi jurnalis tersebut menilai tindakan yang dialami wartawan saat melakukan peliputan di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate, sebagai bentuk penghalangan terhadap kerja jurnalistik.

Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu malam, 7 Maret 2025, setelah pertandingan lanjutan BRI Super League selesai digelar.

AJI menegaskan bahwa wartawan memiliki hak untuk melakukan peliputan di ruang publik tanpa tekanan dari pihak mana pun.

“Setiap bentuk intimidasi terhadap jurnalis merupakan pelanggaran terhadap prinsip kebebasan pers,” demikian pernyataan AJI Ternate.

Menurut keterangan AJI, insiden bermula sekitar pukul 23.05 WIT ketika sejumlah wartawan masih melakukan peliputan suasana pasca pertandingan di area stadion.

Salah satu jurnalis dari Radio Republik Indonesia Ternate, Irwan Djailan, saat itu tengah merekam aktivitas perangkat pertandingan yang berjalan menuju ruang ganti.

Namun, aktivitas tersebut kemudian dipersoalkan oleh seorang pria yang diduga bagian dari official tim tuan rumah.

Pria tersebut disebut meminta agar rekaman video tersebut dihapus dan bahkan diduga memancing reaksi suporter yang berada di sekitar lokasi.

Situasi semakin tegang ketika pria tersebut juga diduga meminta petugas steward stadion untuk mengeluarkan para wartawan dari area tribun.

Padahal para jurnalis diketahui telah menggunakan kartu identitas resmi untuk peliputan pertandingan liga.

Selain itu, lokasi mereka berada juga masih termasuk area yang diperbolehkan untuk aktivitas jurnalistik.

Kondisi tersebut membuat sejumlah wartawan merasa tertekan saat menjalankan tugas peliputan di lokasi pertandingan.

AJI Tegaskan Kebebasan Pers Dilindungi Undang-Undang

Menanggapi peristiwa tersebut, Aliansi Jurnalis Independen menegaskan bahwa kebebasan pers merupakan hak yang dijamin oleh negara.

Sumber: