Ini Alasan Mengapa 48 Masjid di Malut Bakal Jadi Rebutan Pemudik Tahun Ini
Ini Alasan Mengapa 48 Masjid di Malut Bakal Jadi Rebutan Pemudik Tahun Ini--
MALUKUUTARA.DISWAY.ID - Kementerian Agama Maluku Utara melakukan gebrakan besar dengan menetapkan 48 Masjid Ramah Pemudik yang tersebar di 10 Kabupaten/Kota.
Program ini bukan sekadar menyediakan tempat sujud, melainkan mentransformasi rumah ibadah menjadi pos persinggahan yang manusiawi dan nyaman bagi para pejuang rindu yang menempuh perjalanan laut maupun darat.
"Kami berkomitmen penuh mendukung kelancaran arus mudik. Masjid-masjid ini telah disiapkan untuk menjadi tempat istirahat yang layak bagi masyarakat yang menempuh perjalanan jauh menuju kampung halaman," tegas Kepala Kanwil Kemenag Maluku Utara H. Amar Manaf di hadapan Gubernur dan Kapolda Maluku Utara.
BACA JUGA:Instruksi Kapolda Malut: Dilarang Takbir Keliling 19 Maret
Koordinasi Lintas Sektoral untuk Mudik Aman
Rapat Koordinasi Lintas Sektoral yang diinisiasi oleh Polda Maluku Utara ini bukan pertemuan biasa.
Tahun 2026 menyajikan tantangan unik di mana arus mudik Idulfitri berpapasan dengan perayaan Hari Raya Nyepi.
Fokus utamanya jelas: Zero Accident dan Zero Conflict.
Langkah Strategis yang Disiapkan
Pengamanan Berlapis
Kolaborasi instansi vertikal untuk memantau titik-titik rawan kemacetan dan gangguan keamanan.
Integrasi Layanan
Sinkronisasi antara pos pelayanan kepolisian dengan 48 Masjid Ramah Pemudik milik Kemenag.
Kesiapan Infrastruktur
Memastikan fasilitas pendukung di pelabuhan dan terminal siap menampung lonjakan penumpang yang diprediksi akan memecahkan rekor tahun lalu.
BACA JUGA:BI Guyur Rp933 Miliar Uang 'Gress' untuk Lebaran di Malut
Sumber: