Ditjenpas Malut Terapkan Metode Blended Learning Cetak Pejabat Administrator Modern

Ditjenpas Malut Terapkan Metode Blended Learning Cetak Pejabat Administrator Modern

Ditjenpas Malut Terapkan Metode Blended Learning Cetak Pejabat Administrator Modern--

MALUKUUTARA.DISWAY.ID - Akselerasi peningkatan mutu Sumber Daya Manusia (SDM) aparatur sipil negara terus digenjot oleh Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Maluku Utara. 

Guna melahirkan lini kepemimpinan yang adaptif dan bebas dari birokrasi usang, jajaran Kanwil Ditjenpas Malut resmi mengikuti pembukaan Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Tahun 2026, Senin (15/6/2026).

Acara yang berpusat di Aula Gamalama tersebut dilangsungkan secara hibrida atau virtual melalui platform Zoom Cloud Meetings. 

Prosesi pembukaan ini dihadiri dan dipimpin langsung oleh Pelaksana Harian (Plh.) Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Maluku Utara, Efendi Johan, bersama seluruh pejabat struktural yang masuk dalam daftar pemanggilan resmi organisasi.

Sistem diklat tahun ini dipastikan lebih ketat karena mengadopsi skema pembelajaran campuran (Blended Learning). 

Metode mutakhir ini mengombinasikan tatap muka klasikal dengan pemanfaatan sistem elektronik (E-Learning) interaktif guna menjamin efektivitas, fleksibilitas, serta keberlanjutan proses transfer ilmu kepegawaian.

Orientasi Mutlak pada Layanan Publik

Dalam arahannya yang lugas, Plh. Kakanwil Ditjenpas Malut Efendi Johan menggarisbawahi bahwa jabatan administrator memegang peranan krusial sebagai jembatan kebijakan taktis organisasi. 

Sebab itu, penguasaan teknologi komunikasi dan inovasi kerja menjadi harga mati yang tidak bisa ditawar.

"Melalui pelatihan ini, peserta dibekali pemahaman dan wawasan kepemimpinan yang diharapkan dapat mendorong terciptanya lingkungan kerja yang produktif, inovatif, dan berorientasi pada pelayanan publik yang berkualitas," tegas Efendi Johan.

Beliau juga menambahkan bahwa luaran dari PKA 2026 ini harus mampu meruntuhkan sekat-sekat birokrasi yang kaku serta mempercepat digitalisasi sistem pemasyarakatan di bumi Moloku Kie Raha.

Untuk menjaga validitas dan standarisasi mutu diklat, kurikulum serta pengenalan program mekanisme pembelajaran dalam PKA ini dikawal ketat oleh Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI. 

Tim fasilitator dari LAN RI secara langsung memaparkan instrumen penilaian, teknis pembuatan proyek perubahan, hingga sistem pembelajaran mandiri yang wajib diselesaikan oleh peserta.

PKA angkatan 2026 ini bukan sekadar formalitas pengisian portofolio jabatan, melainkan dirancang sebagai laboratorium hidup (living lab) bagi para pejabat untuk menelurkan ide-ide segar serta solusi konkret terhadap kendala operasional di lapas maupun rutan.

Sumber: