Wali Kota Muhammad Sinen Buka Gurabati Open Tournament 2026
Wali Kota Muhammad Sinen Buka Gurabati Open Tournament 2026--
MALUKUUTARA.DISWAY.ID - Turnamen sepak bola paling bergengsi dan legendaris di Indonesia Timur, Gurabati Open Tournament (GOT) XXVIII Tahun 2026, resmi bergulir secara spektakuler pada Minggu, 7 Juni 2026.
Pembukaan kompetisi elite ini diresmikan langsung oleh Wali Kota Tidore Kepulauan, Muhammad Sinen, di hadapan ribuan pasang mata yang memadati Stadion Gurabati, Kecamatan Tidore Selatan.
Kemeriahan pembukaan langsung dibayar tuntas lewat drama hujan gol pada laga perdana. Sang juara bertahan, A.S Rumania FC, langsung menunjukkan taringnya dengan menggilas Garuda Tomagoba FC lewat skor telak 5-2.
Kemenangan meyakinkan ini menjadi sinyal kuat bahwa sang jawara bertahan belum berniat menyerahkan takhta juara pada edisi ke-28 ini.
Kehadiran Tokoh Penting dan Skuad Bertabur Bintang
Seremoni pembukaan GOT XXVIII tidak hanya menyedot perhatian ribuan pencinta sepak bola rakyat, tetapi juga dihadiri oleh deretan tokoh penting lintas daerah.
Tampak hadir di tribun kehormatan di antaranya Anggota DPD RI Hasby Yusuf, Wakil Wali Kota Ternate Nasri Abubakar, serta jajaran unsur Forkopimda Maluku Utara.
Pada edisi tahun 2026 ini, tercatat sebanyak 22 tim terbaik telah lolos verifikasi dan siap bertarung memperebutkan trofi paling bergengsi di Tidore.
Ketatnya tensi kompetisi sudah terasa sejak awal, mengingat banyak klub kontestan yang nekat mendatangkan barisan legiun asing serta pemain profesional eks Liga 1 dan Liga 2 Indonesia demi mendongkrak performa tim.
Dalam pidato sambutannya, Wali Kota Muhammad Sinen menggarisbawahi bahwa konsistensi Gurabati Open selama puluhan tahun telah mengubah marwah turnamen ini.
GOT kini bukan lagi sekadar hiburan tahunan biasa, melainkan telah berevolusi menjadi inkubator utama pembinaan dan pematangan mental pesepak bola muda di wilayah Maluku Utara.
"Gurabati Open Tournament ini bukan hanya ajang adu gengsi sepak bola semata. Kompetisi ini adalah sarana investasi pembinaan generasi muda sekaligus instrumen kuat untuk mempererat tali persaudaraan dan persatuan masyarakat Malut," tegas Muhammad Sinen.
Sumber: