Kapolda Malut Irjen Arif Budiman Bongkar Rahasia Keselamatan Senjata Api

Senin 31-08-2026,15:23 WIB
Reporter : Rizal Husen Teguh Pribadi
Editor : Rizal Husen Teguh Pribadi

MALUKUUTARA.DISWAY.ID - Kapolda Maluku Utara, Irjen Pol. Arif Budiman, mengeluarkan instruksi tegas terkait keselamatan penggunaan senjata api saat melepas kontingen resmi Persatuan Olahraga Menembak dan Berburu Indonesia (Perbakin) Maluku Utara. 

Pelepasan tim menuju Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Berburu bertajuk Boar Hunter Series 4 Tahun 2026 tersebut dilangsungkan di Royal Resto Ternate pada Senin, 31 Agustus 2026.

Dalam arahannya, Irjen Pol. Arif Budiman menggarisbawahi bahwa olahraga menembak dan aktivitas berburu mengandalkan kualifikasi khusus serta tingkat kedisiplinan tingkat tinggi karena membawa potensi risiko jiwa.

Mengingat tingginya ancaman kecelakaan dalam penggunaan senjata api di area berburu, Kapolda mengingatkan seluruh atlet agar tidak tergesa-gesa dalam mengambil keputusan di lapangan. Kepastian terhadap target tembak menjadi syarat mutlak yang tidak boleh ditawar.

"Kunci utama dalam aktivitas ini adalah disiplin. Jika kita masih ragu-ragu menentukan target, jangan pernah ditembak! Kita wajib berhati-hati penuh agar tidak memicu insiden fatal yang membahayakan diri sendiri maupun orang lain," tegas Irjen Pol. Arif Budiman.

Ia menambahkan bahwa kualifikasi pengoperasian senjata api tidak bisa disamakan dengan olahraga umum, sehingga kontrol emosi dan kepatuhan pada SOP penembakan menjadi pembeda utama antara atlet profesional dan pengguna awam.

Basmi Hama Babi di Kawasan Kepulauan Sula

Sementara itu, Ketua Harian Perbakin Malut, Yusri AR, memaparkan bahwa kontingen Maluku Utara menerjunkan 5 rider (atlet penembak) terbaik untuk berlaga di ajang bertaraf nasional tersebut.

Selain mengejar prestasi olahraga, keikutsertaan tim dalam Kejurnas di Sanana, Kabupaten Kepulauan Sula ini mengemban fungsi ekologis untuk membantu masyarakat lokal.

"Target utama perburuan pada ajang Boar Hunter Series 4 ini adalah kawanan babi liar. Kehadiran para penembak bertujuannya untuk menekan populasi hama babi yang selama ini merusak komoditas pertanian warga di wilayah Sanana hingga Kepulauan Taliabu," terang Yusri.

Di luar agenda berburu, Kapolda Malut memanfaatkan momentum ini untuk mendorong Perbakin Maluku Utara agar giat melakukan regenerasi atlet. 

Menurutnya, potensi medali dari cabang olahraga menembak sangat terbuka lebar jika pembinaan dilakukan secara terstruktur sejak usia dini.

Kapolda mendorong pengurus daerah untuk mengeksplorasi cabang-cabang prestasi seperti:

  • Tembak Reaksi (IPSC/Practical Shooting)
  • Menembak Sasaran (Target Shooting)
  • Air Pistol & Air Rifle

"Potensi perolehan medali di olahraga menembak ini sangat tinggi karena banyak nomor yang dipertandingkan. Kita harus mulai mengajak generasi muda mengenal olahraga ini secara aman, bertanggung jawab, dan sesuai prosedur resmi," pungkas Kapolda.

 

Kategori :