VIRAL! Siswi Malut Ubah Kulit Pisang Jadi Emas Olimpiade Sains Malaysia

Senin 20-04-2026,09:23 WIB
Reporter : Rizal Husen Teguh Pribadi
Editor : Rizal Husen Teguh Pribadi

MALUKUUTARA.DISWAY.ID - Dua siswi SMAN 2 Halmahera Timur, Wibi Hamidah dan Sitti Namira Said, raih Gold Award plus Best Poster di Terengganu International Science Fair (TISF) 2026 Malaysia berkat inovasi ekstrak kulit pisang untuk budidaya pala!

Prestasi gemilang ini dicapai di kompetisi bergengsi 16–20 April 2026, diikuti ribuan peserta global. 

Penelitian mereka, “Banana Peel Extract Biomulch as a Sustainable Mulching Strategy to Support Nutmeg Cultivation: A Preliminary Study from East Halmahera, Indonesia,” ubah limbah kulit pisang jadi biomulsa ramah lingkungan untuk pala – komoditas andalan Haltim. Inovasi lokal ini bukti siswi Maluku Utara siap kuasai panggung sains internasional.

"Dari kulit pisang sederhana dan pati singkong, lahir solusi pertanian berkelanjutan yang diakui dunia," ujar Kepala SMAN 2 Haltim, Syamsulrijal A. Gani.

Proyek Wibi dan Namira fokus transformasi kulit pisang lokal jadi mulsa alami, tingkatkan hasil panen pala tanpa pupuk kimia. 

Solusi ini hemat biaya, nol polusi, dan dukung pertanian hijau di Halmahera Timur. Juri TISF kagum karena riset ini pakai bahan lokal, atasi isu limbah sambil boost ekonomi petani.

Prestasi ganda (Gold + Best Poster) jadi kebanggaan Maluku Utara, tunjukkan potensi daerah terpencil bersaing global.

Perjuangan Epik Menuju Kemenangan

Tak mudah: riset panjang, fasilitas minim, latihan presentasi melelahkan. Tapi bimbingan guru Kaspia, dukungan sekolah, Pemprov Malut, dan Dinas Pendidikan bikin mereka tak gentar. 

"Keterbatasan bukan hambatan – ini bukti pelajar Haltim bisa unggul dunia!" tegas Syamsulrijal.

Mereka kalahkan kompetitor dari berbagai negara, bukti ketangguhan anak Malut.

Terima kasih juga disampaikan ke tim pembimbing, pemerintah, dan stakeholder. SMAN 2 Haltim targetkan lebih banyak juara internasional ke depan, angkat nama Indonesia.

Kategori :