Gubernur Sherly Sidak Pasar Galala: Jangan Coba-coba Jual di Atas HET!

Selasa 10-03-2026,23:44 WIB
Reporter : Rizal Husen Teguh Pribadi
Editor : Rizal Husen Teguh Pribadi

Jika ditemukan adanya penimbunan atau penjualan kembali oleh pihak tertentu dengan harga lebih tinggi, pemerintah akan memberikan sanksi tegas.

“Minyakita dan beras SPHP harus dijual langsung kepada masyarakat, terutama ibu rumah tangga, bukan ke penjual lagi,” tegas Sherly.

Distribusi Stok di Pasar Galala

Pada hari pertama pelaksanaan operasi pasar di Pasar Galala, pemerintah menyalurkan berbagai komoditas untuk menjaga stabilitas harga.

Data distribusi menunjukkan:

• 400 karton Minyakita telah disalurkan

• 500 karung beras SPHP disiapkan untuk masyarakat

• 4 titik penyaluran dibuka sebagai pusat distribusi

Saat ini distribusi difokuskan terlebih dahulu di wilayah Ternate, Sofifi, dan Tidore.

Pemerintah daerah juga memastikan program ini akan diperluas ke seluruh kabupaten di Maluku Utara setelah tambahan stok dari pemerintah pusat tersedia.

BACA JUGA:Maluku Utara Ditetapkan Jadi Pusat Rempah Dunia, Indonesia Siap Rebut Pasar Global

Imbauan Agar Tidak Panic Buying

Meskipun harga bahan pokok dijamin stabil dan terjangkau, Gubernur Sherly mengimbau masyarakat untuk tetap tenang.

Ia meminta warga tidak melakukan pembelian berlebihan atau panic buying.

Menurutnya, stok pangan yang disiapkan pemerintah cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama distribusi berjalan sesuai aturan.

Dengan pembelian yang wajar, diharapkan seluruh masyarakat dapat merasakan manfaat dari program stabilisasi harga pangan tersebut.

Kategori :