Pemprov Maluku dan OJK Bersinergi Jaga Stabilitas Perbankan Daerah
Pemprov Maluku dan OJK Bersinergi Jaga Stabilitas Perbankan Daerah--
MALUKUUTARA.DISWAY.ID - Langkah strategis diambil Pemerintah Provinsi Maluku dalam memperkokoh ketahanan ekonomi di wilayah kepulauan.
Bertepatan dengan momentum pengukuhan Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Maluku yang baru pada Senin, 18 Mei 2026 di Kota Ambon, Pemprov Maluku secara resmi menegaskan komitmennya untuk mempererat kolaborasi lintas instansi.
Sinergi ini difokuskan penuh guna mendongkrak indeks literasi, memperluas inklusi, serta memastikan stabilitas sektor jasa keuangan tetap kokoh di tengah dinamika pasar global.
Salah satu agenda prioritas utama yang langsung dikawal ketat dalam kemitraan ini adalah kelanjutan proses Kelompok Usaha Bank (KUB) bagi Bank Pembangunan Daerah (BPD) Maluku-Maluku Utara.
Langkah konsolidasi perbankan ini dinilai sebagai pilar krusial untuk memperkuat struktur permodalan sekaligus memitigasi risiko sistemik perbankan lokal, sehingga mampu menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di Bumi Raja-Raja.
“Stabilitas sektor keuangan merupakan fondasi penting dalam memperkuat daya saing ekonomi Maluku,” tegas Wakil Gubernur Maluku, Abdullah Vanath, di hadapan para pelaku industri keuangan.
Transformasi Layanan Digital Jadi Solusi Mutlak
Menyadari realitas geografis Maluku yang didominasi oleh wilayah kepulauan, fokus kerja sama Pemprov dan OJK kini dialihkan pada percepatan penetrasi layanan keuangan digital (fintech).
Tantangan akses fisik antarpulau yang selama ini menjadi kendala klasik masyarakat pesisir, kini justru dibidik sebagai peluang emas untuk mempercepat transformasi digitalisasi perbankan, sehingga layanan keuangan formal dapat diakses secara merata hingga ke pelosok daerah.
Wakil Gubernur Abdullah Vanath secara khusus menyambut hangat kehadiran Haramain Billady sebagai nakhoda baru OJK Provinsi Maluku.
Kehadiran Billady diharapkan membawa energi baru dan strategi segar dalam memperluas ekosistem keuangan yang ramah digital dan inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat Maluku.
“Kami menantikan sinergi yang kuat antara OJK dan Pemerintah Provinsi Maluku untuk mendorong literasi dan inklusi keuangan serta menjaga stabilitas pertumbuhan ekonomi,” ungkap Wagub Vanath.
Di balik optimisme kerja sama baru ini, Pemprov Maluku tidak melupakan fondasi kuat yang telah diletakkan oleh kepemimpinan sebelumnya.
Apresiasi yang tinggi dialamatkan kepada Andi Muhammad Yusuf, Kepala OJK Provinsi Maluku terdahulu, atas dedikasi luar biasa dan kontribusi nyatanya dalam menjaga ritme pertumbuhan sektor finansial regional tetap positif selama masa jabatannya.
Melalui kepemimpinan yang baru dan dukungan masif dari seluruh pemangku kepentingan (stakeholders), stabilitas sektor jasa keuangan di Maluku diharapkan terus terjaga.
Sumber: