Ratusan Driver Ojol Malut Kini Jadi Mitra Strategis Polri

Ratusan Driver Ojol Malut Kini Jadi Mitra Strategis Polri

Ratusan Driver Ojol Malut Kini Jadi Mitra Strategis Polri--

MALUKUUTARA.DISWAY.ID - Sinergi antara aparat kepolisian dan masyarakat sipil memasuki babak baru di Maluku Utara. 

Melalui inisiatif bertajuk "Jaga Kie Raha", Polda Maluku Utara secara resmi merangkul komunitas ojek online (ojol) sebagai pilar penting dalam menjaga Keamanan, Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas), serta keselamatan berlalu lintas.

Bertempat di Kawasan Pusat Kuliner Kota Ternate pada Senin (9/2/2026), sebanyak 200 perwakilan dari berbagai platform besar—mulai dari Gojek, Grab, Maxim, Indriver, hingga Ojeg Andalan—berkumpul dalam apel besar. 

Program ini bukan sekadar seremoni, melainkan langkah konkret untuk menjadikan para pengemudi ojol sebagai pelopor keselamatan di jalan raya sekaligus "mata dan telinga" kepolisian dalam mendeteksi gangguan keamanan.

"Komunitas ojol adalah tulang punggung ekonomi dan distribusi logistik nasional. Melalui program Jaga Kie Raha, kami ingin memperkuat solidaritas mereka sebagai mitra strategis Polri dalam menjaga stabilitas wilayah," tegas Wakapolda Maluku Utara, Brigjen Pol. Stephen M. Napiun.

BACA JUGA:ASN, TNI & Polri Flexing Otot! Hadiah Rp100 Juta Body Contest Ternate

Dukungan Penuh Gubernur Sherly 

Pemerintah Provinsi Maluku Utara memberikan lampu hijau dan apresiasi tinggi terhadap langkah Polda Malut. 

Mewakili Gubernur Sherly Tjoanda, Staf Ahli Dr. Fahrudin Tukuboya menyampaikan program ini sangat relevan dengan visi Presiden Prabowo dalam memberdayakan masyarakat ekonomi rendah.

Pemerintah Provinsi berharap program Ojol Kamtibmas ini tidak hanya berhenti di Ternate, tetapi segera diadopsi oleh seluruh Polres dan Polsek di kabupaten/kota lainnya. 

Terlebih, menjelang bulan suci Ramadhan, mobilitas masyarakat akan meningkat tajam, sehingga peran ojol dalam menjaga kenyamanan publik menjadi sangat vital.

Sebagai bentuk nyata apresiasi terhadap dedikasi para driver, acara ini juga dibarengi dengan berbagai program kesejahteraan yang menyasar langsung kebutuhan operasional ojol:

  • Layanan Bengkel Gratis: Perawatan kendaraan operasional untuk menjamin keselamatan saat bekerja.
  • Bakti Kesehatan: Pemeriksaan kesehatan cuma-cuma bagi para mitra driver.
  • Bantuan Sembako: Penyerahan paket pangan untuk membantu meringankan beban ekonomi keluarga driver.
  • Warkop Ojol Kamtibmas: Peresmian wadah fisik sebagai pusat koordinasi dan tempat beristirahat yang representatif bagi komunitas ojol.

Pembentukan mitra Kamtibmas ini dipandang krusial mengingat tantangan keamanan yang biasanya meningkat selama bulan Ramadhan. 

Dengan jaringan ojol yang tersebar hingga ke gang-gang sempit dan pemukiman warga, komunikasi yang harmonis antara polisi dan pengemudi diharapkan dapat menekan angka kriminalitas serta kecelakaan jalan raya.

BACA JUGA:Kapolda Malut Tegaskan Sanksi Berat PTDH bagi Pelanggar Disiplin Polri

Sumber: