XCMG Buka Pabrik Canggih di Maluku Utara, Serap 80 Persen Tenaga Kerja Lokal

XCMG Buka Pabrik Canggih di Maluku Utara, Serap 80 Persen Tenaga Kerja Lokal

XCMG Buka Pabrik Canggih di Maluku Utara, Serap 80 Persen Tenaga Kerja Lokal--

MALUKUUTARA.DISWAY.ID - Produsen alat berat terkemuka dunia asal Tiongkok, XCMG, secara resmi mengoperasikan fasilitas manufaktur pertama di luar negeri yang berlokasi di kawasan industri terpadu Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), Halmahera Tengah, Maluku Utara, pada Senin (27/7/2026).

Pabrik seluas kawasan strategis ini menjadi basis manufaktur perdana XCMG di luar Tiongkok yang memfokuskan lini produksinya pada peralatan berbasis energi baru (new energy equipment). 

Salah satu produk unggulan yang mulai diproduksi secara lokal adalah wheel loader bertenaga listrik murni tipe XC968-EV.

Langkah ekspansi ini menandai terbentuknya rantai industri terintegrasi secara utuh di Indonesia, mulai dari riset dan pengembangan (R&D), manufaktur, rantai pasok, penjualan, hingga purna jual dan dukungan pembiayaan.

Kehadiran pabrik manufaktur alat berat listrik ini dirancang untuk mengakselerasi transformasi rendah karbon (low-carbon transformation) pada sektor pertambangan dan infrastruktur strategis di Indonesia.

Vice President Director XCMG, Song Zhike, menjelaskan bahwa pembangunan fasilitas produksi ini berlandaskan komitmen kuat terhadap prinsip pembangunan berkelanjutan dan pengembangan ekonomi sirkular.

"Dengan beroperasinya pabrik manufaktur energi baru ini, XCMG Indonesia mewujudkan rantai industri terintegrasi. Mengandalkan kapabilitas manufaktur lokal, fasilitas ini siap memasok alat berat listrik dalam skala besar untuk mendukung transformasi hijau di berbagai sektor strategis Indonesia," ujar Song Zhike dalam keterangan resminya, Selasa (28/7/2026).

Proses penyerahan batch pertama unit alat berat listrik ini menjadi bukti konkret kemitraan taktis antara XCMG dan pengelola Kawasan Industri IWIP yang berhasil menuntaskan konstruksi pabrik hanya dalam kurun waktu 1,5 tahun sejak kesepakatan ditandatangani.

Serap Hampir 80 Persen Tenaga Kerja Indonesia

Selain membawa teknologi manufaktur canggih, XCMG berkomitmen melakukan transfer pengetahuan dan penciptaan lapangan kerja bagi masyarakat lokal di Provinsi Maluku Utara.

Saat ini, porsi pekerja lokal di seluruh lini operasional XCMG di Indonesia telah menembus angka hampir 80 persen.

Perusahaan secara konsisten menggelar pelatihan teknis guna mencetak talenta engineer lokal berkualifikasi internasional di bidang perawatan alat berat listrik.

"Kehadiran peralatan energi baru yang diproduksi secara lokal ini menjadi pilar penting dalam mendukung pembangunan infrastruktur hijau yang berkualitas, mandiri, dan berkelanjutan di Indonesia," tambah Song Zhike.

Untuk menopang keandalan operasional lebih dari 30.000 unit peralatan XCMG yang saat ini telah beroperasi di seluruh pelosok Nusantara, perusahaan telah membangun jaringan ekosistem pendukung yang sangat masif.

Fasilitas Penunjang Operasional XCMG di Indonesia:

  • Jaringan Penjualan: 32 titik outlet penjualan resmi.
  • Jaringan Layanan (Service Network): 53 pusat layanan purna jual.
  • Armada Servis: Lebih dari 120 kendaraan layanan profesional mobile.
  • Sistem Logistik Sparepart: Pengelolaan suku cadang tiga tingkat (three-tier spare part management) untuk jaminan ketersediaan komponen secara cepat.

Sumber: