Direktur Eksekutif Burhanuddin Muhtadi menegaskan bahwa tingginya ekspektasi publik harus diimbangi dengan kinerja birokrasi yang konkret.
“Ekspektasi yang tinggi dari masyarakat harus diterjemahkan ke dalam kebijakan teknokratis yang nyata. Jika tidak, harapan yang besar itu justru bisa menjadi tekanan bagi pemerintah,” ujarnya.
Menurutnya, program pembangunan harus dijalankan secara sistematis dan terukur agar harapan masyarakat dapat terpenuhi.
Menanggapi hasil survei tersebut, Pemerintah Provinsi Maluku Utara menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kinerja pemerintahan.
BACA JUGA:Skema Modal Ajaib Sherly-Sarbin, Siap Ubah Nelayan Kecil Jadi Juragan Samudra
Langkah yang Akan Dilakukan
• memperkuat koordinasi antar perangkat daerah
• mempercepat realisasi program prioritas
• memastikan setiap kebijakan berbasis perencanaan teknokratis
Upaya ini diharapkan mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara lebih cepat dan tepat.
Sherly: Survei Menjadi Bahan Evaluasi Pemerintah
Bagi Gubernur Sherly, hasil survei ini tidak hanya menjadi indikator keberhasilan, tetapi juga alat evaluasi bagi pemerintah daerah.
Ia menegaskan bahwa masukan dari publik sangat penting dalam memperbaiki kualitas pelayanan pemerintah.
“Hasil survei yang objektif justru membantu kami melihat persoalan publik secara lebih jernih. Ini menjadi pengingat agar pemerintah terus bekerja lebih responsif dalam menjawab kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Tingginya tingkat kepuasan publik dinilai sebagai modal sosial penting bagi pemerintahan Sherly–Sarbin untuk melanjutkan berbagai program pembangunan.
BACA JUGA:Sherly-Sarbin Pastikan 700 Rumah Tidak Layak Huni 2025 Selesai