MALUKUUTARA.DISWAY.ID – Polda Maluku Utara menyiapkan langkah besar untuk memastikan keamanan masyarakat selama perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah tahun 2026.
Melalui Operasi Ketupat Kieraha 2026, Polda Maluku Utara mendirikan puluhan pos pengamanan yang tersebar di berbagai wilayah guna mendukung kelancaran arus mudik serta aktivitas masyarakat saat Lebaran.
Kapolda Maluku Utara Irjen Pol Waris Agono menjelaskan operasi ini merupakan bagian dari operasi kepolisian terpusat yang dilaksanakan secara nasional sesuai arahan Markas Besar Polri.
“Operasi ini bertujuan menjamin keamanan, keselamatan, dan kenyamanan masyarakat selama periode mudik hingga perayaan Idul Fitri,” ujar Kapolda.
Untuk mendukung kelancaran operasi, Polda Maluku Utara telah menyiapkan 69 pos pengamanan yang ditempatkan di berbagai titik strategis. Pos tersebut terdiri dari beberapa jenis, yaitu:
- Pos Pengamanan
- Pos Pelayanan
- Pos Terpadu
Keberadaan pos-pos ini diharapkan dapat memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat selama masa libur Lebaran.
Selain berfungsi sebagai pusat pengamanan, pos tersebut juga akan menjadi tempat pelayanan bagi pemudik yang membutuhkan bantuan.
BACA JUGA:Polda Maluku Utara Buka Rekrutmen Polri 2026, Gratis Tanpa Biaya!
11 Pos Terpadu Libatkan Banyak Instansi
Dari total pos yang disiapkan, terdapat 11 Pos Terpadu yang ditempatkan masing-masing satu di setiap kabupaten dan kota di Maluku Utara. Pos terpadu ini menjadi bentuk kerja sama lintas instansi dalam menjaga keamanan dan kelancaran arus mudik.
Personel yang bertugas di dalamnya berasal dari berbagai lembaga, antara lain:
- Polri
- TNI
- Dinas Perhubungan
- Pemadam Kebakaran
- Instansi pemerintah terkait lainnya
Kolaborasi ini bertujuan memastikan koordinasi berjalan cepat apabila terjadi situasi darurat selama periode Lebaran.
Dalam pelaksanaan operasi ini, Polda Maluku Utara mengerahkan 835 personel khusus untuk menjalankan pengamanan dan patroli lapangan.
Selain itu, sebagian besar kekuatan personel di jajaran Polda juga tetap disiagakan untuk mendukung operasi jika diperlukan.
Kapolda menjelaskan bahwa sistem cadangan ini memungkinkan penguatan personel dilakukan sewaktu-waktu. “Jika operasi membutuhkan tambahan kekuatan, personel cadangan siap dilibatkan kapan saja,” jelasnya.
Operasi Berlangsung Selama 13 Hari
Operasi Ketupat Kieraha 2026 akan berlangsung selama 13 hari dengan fokus pengamanan pada beberapa aspek penting. Empat sasaran utama yang menjadi prioritas pengamanan meliputi:
- Orang
- Barang
- Kegiatan
- Tempat