Roberthus Melchisedek Tacoy Resmi Jadi Kajati Maluku Utara
Roberthus Melchisedek Tacoy Resmi Jadi Kajati Maluku Utara--
MALUKUUTARA.DISWAY.ID - Korps Adhyaksa resmi melakukan penyegaran pimpinan di wilayah hukum Provinsi Maluku Utara.
Roberthus Melchisedek Tacoy secara resmi dilantik dan diambil sumpah jabatannya sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Maluku Utara yang baru, menggantikan posisi Sufari.
Sufari kini mendapatkan promosi jabatan di tingkat pusat sebagai Inspektur II pada Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan (Jamwas) Kejaksaan Agung Republik Indonesia.
Rotasi pimpinan ini tertuang secara sah melalui Keputusan Jaksa Agung RI Nomor 879 Tahun 2026 tertanggal 29 Juli 2026 mengenai Pemberhentian dan Pengangkatan dari dan dalam Jabatan Struktural Pegawai Negeri Sipil Kejaksaan Republik Indonesia.
Kasi Penkum Kejaksaan Tinggi Maluku Utara, Matheos Matulessy, membenarkan perihal pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan Kajati yang baru tersebut.
Matheos mengonfirmasi bahwa pasca-pelantikan di Jakarta, Roberthus Tacoy dijadwalkan segera bertolak ke Ternate untuk memimpin jalannya roda organisasi dan penegakan hukum di Bumi Moloku Kie Raha.
“Setelah pelantikan, Kajati yang baru akan datang ke Ternate untuk melaksanakan tugas sebagaimana mestinya,” ungkap Matheos Matulessy saat memberikan konfirmasi.
Komitmen Sinergi Forkopimda Maluku Utara
Sebelum mendapat amanah menahkodai Kejati Maluku Utara, Roberthus Melchisedek Tacoy memegang peranan strategis di Kejagung sebagai Direktur E pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Umum (Jampidum).
Pengalaman panjang di bidang pidana umum tersebut menjadi modal kuat dalam mengawal supremasi hukum di wilayah kepulauan Maluku Utara.
Pihak Kejati Malut menegaskan bahwa transisi kepemimpinan ini akan berjalan lancar tanpa mengganggu agenda penegakan hukum yang sedang berjalan, serta tetap menjaga sinergitas bersama Pemerintah Provinsi Maluku Utara dan jajaran Forkopimda.
“Sinergi antara Kajati yang baru dengan Pemerintah Provinsi Maluku Utara dan anggota Forkopimda dalam agenda-agenda penegakan hukum serta pelaksanaan program pembangunan pemerintah akan tetap berjalan dengan baik,” tutup Matheos.
Sumber: