Gempa Dangkal M5,7 Guncang Ternate Jumat Pagi, Ini Penjelasan BMKG
Gempa Dangkal M5,7 Guncang Ternate Jumat Pagi, Ini Penjelasan BMKG--
MALUKUUTARA.DISWAY.ID - Berdasarkan estimasi peta tingkat guncangan (shakemap) yang dirilis BMKG, dampak guncangan terkuat dirasakan di wilayah Pulau Batang Dua, Kota Ternate, dengan skala intensitas V MMI.
Pada skala ini, getaran dirasakan oleh hampir seluruh penduduk hingga memicu kepanikan warga berlarian keluar bangunan, timbulnya retakan atau jatuhnya plesteran dinding, serta kerusakan ringan pada cerobong bangunan.
Selain di Batang Dua, guncangan juga meluas ke beberapa daerah lain dengan skala bervariasi:
- Skala IV MMI (Terasa di dalam rumah oleh banyak orang, pintu/jendela berderik, gerabah pecah): Kayoa (Halmahera Selatan), Kota Ternate, dan Kota Tondano.
- Skala III MMI (Getaran nyata di dalam rumah seakan-akan ada truk berat melintas): Pulau Ternate, Kota Tidore, Kota Jailolo, hingga Kota Bitung.
Masyarakat Minta Hindari Bangunan Retak
Hingga laporan monitoring dipublikasikan pada pukul 06.25 WIB, pihak BMKG mencatat belum ada indikasi hadirnya aktivitas gempa bumi susulan (aftershock).
Kendati demikian, masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan secara cermat memeriksa kondisi kelayakan fisik tempat tinggal masing-masing.
Masyarakat diminta tidak mudah terprovokasi oleh isu liar atau berita bohong (hoaks) seputar potensi bencana yang beredar di media sosial.
"BMKG mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya serta menghindari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa bumi. Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari kanal komunikasi terverifikasi BMKG," kata Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Wijayanto.
Kawasan perairan Maluku Utara dan Laut Molucca dikenal sebagai salah satu jalur paling aktif secara tektonik di Indonesia akibat pertemuan beberapa lempeng samudra.
BMKG mengingatkan pentingnya kesiapsiagaan warga di wilayah kepulauan untuk senantiasa memahami jalur evakuasi mandiri saat terjadi guncangan kuat secara mendadak.
Sumber: