Bacadnas Luncurkan Strategi Pemutakhiran Data Veteran RI 2026 di Ternate

Bacadnas Luncurkan Strategi Pemutakhiran Data Veteran RI 2026 di Ternate

Bacadnas Luncurkan Strategi Pemutakhiran Data Veteran RI 2026 di Ternate--

MALUKUUTARA.DISWAY.ID - Upaya nyata untuk menjamin hak-hak para pejuang kemerdekaan dan pembela kedaulatan tanah air terus ditingkatkan. 

Pusat Veteran Badan Cadangan Nasional (Bacadnas) baru saja menuntaskan agenda krusial lewat penyelenggaraan Workshop Administrasi Veteran Republik Indonesia Tahun Anggaran 2026. 

Kegiatan strategis ini dilangsungkan di Meeting Room Gamalama, Hotel Bella, Jalan Jati Raya, Kota Ternate, pada Kamis, 16 Juli 2026.

Langkah akselerasi ini sengaja dipusatkan di Maluku Utara guna membangun sistem pendataan yang jauh lebih akurat, aman, dan mutakhir. 

Hal ini krusial agar tidak ada lagi keterlambatan atau salah sasaran dalam penyaluran tunjangan, santunan, serta jaminan kesehatan yang menjadi hak mutlak para veteran di daerah.

Organisasi di lingkungan TNI terus mengalami dinamika dan perubahan, namun hal tersebut dipastikan tidak akan sedikit pun mengendurkan pelayanan administrasi bagi para veteran. 

Kepala Pusat Veteran Badan Cadangan Nasional, Brigjen TNI Asep Tardiana Wahcki, secara resmi membuka workshop ini dan menegaskan bahwa pembenahan administrasi ini merupakan bentuk penghormatan tertinggi negara atas pengorbanan para pejuang.

Mengangkat tema lokal yang sarat makna persatuan, "Di Bawah Langit yang Sama, Mari Moi Ngone Futuru Bersatu Kita Kuat," Brigjen TNI Asep menjabarkan bahwa validitas data dari tingkat terbawah adalah kunci utama suksesnya program jaminan sosial ini.

"Melalui workshop ini, kami ingin menyamakan persepsi seluruh personel administrasi di daerah agar proses pendataan, verifikasi, hingga pengusulan veteran berjalan presisi, cepat, dan akurat sesuai regulasi terbaru. Proses verifikasi ini kami lakukan secara berjenjang—mulai dari tingkat Kodim, Korem, Kodam, hingga puncaknya di tingkat pusat—guna memastikan keabsahan status hukum setiap warga negara yang berhak menyandang gelar Veteran RI," tegas Brigjen TNI Asep Tardiana Wahcki.

Gandeng PT Taspen dan Pemerintah Daerah

Keberhasilan pemutakhiran data ini tidak dapat dicapai secara parsial. Oleh sebab itu, Bacadnas secara aktif menggandeng berbagai instansi strategis. 

Termasuk kepolisian, jajaran pemerintah daerah, serta PT Taspen (Persero) selaku lembaga penyalur resmi hak-hak finansial veteran.

Hadirnya PT Taspen Cabang Ternate dalam forum ini memastikan keselarasan sistem teknologi informasi, sehingga proses sinkronisasi data daerah dengan pusat dapat langsung tervalidasi secara real-time. 

Keakuratan data ganda atau data veteran yang telah wafat dapat langsung tersaring secara otomatis untuk menghindari potensi salah sasaran anggaran negara.

Sumber: