Dominasi Ternate di Puncak Klasemen POPDA XII 2026

Dominasi Ternate di Puncak Klasemen POPDA XII 2026

Dominasi Ternate di Puncak Klasemen POPDA XII 2026--

MALUKUUTARA.DISWAY.ID - Gelombang kejutan dan dominasi teknis mewarnai Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XII Provinsi Maluku Utara 2026. 

Hingga penutupan sesi pertandingan pada Kamis, 9 Juli 2026, Kontingen Kota Ternate berhasil mengukuhkan diri sebagai pemimpin klasemen sementara dengan koleksi impresif sebanyak 10 medali emas. 

Prestasi ini menempatkan Ternate jauh di depan pesaing terdekatnya, meski dinamika kompetisi masih sangat cair dan berpotensi berubah hingga detik-detik terakhir.

Acara yang berpusat di Kabupaten Pulau Morotai ini tidak hanya menjadi ajang adu prestasi, tetapi juga barometer kualitas pembinaan olahraga pelajar di seluruh Maluku Utara. 

Dengan total 1.143 atlet yang turun bertanding, intensitas kompetisi mencapai level tertinggi dalam sejarah penyelenggaraan POPDA di provinsi ini.

Kota Ternate tidak main-main dalam edisi kali ini. Dengan raihan 10 emas, 3 perak, dan 3 perunggu (total 16 medali), Ternate menunjukkan kedalaman skuad dan strategi persiapan yang matang. 

Keberhasilan ini bukan sekadar keberuntungan, melainkan hasil dari identifikasi bakat dini dan program pelatihan yang terstruktur.

Keunggulan Ternate terlihat jelas dalam konsistensi perolehan emas di berbagai cabang olahraga unggulan. 

Mereka berhasil mempertahankan momentum positif sejak hari pertama pembukaan, menciptakan tekanan psikologis bagi kontingen lain yang harus mengejar ketertinggalan poin emas.

Tidore Kepulauan vs Halmahera Utara

Di balik bayang-bayang dominasi Ternate, terjadi pertarungan sengit untuk posisi runner-up. Kota Tidore Kepulauan (Tikep) saat ini berada di posisi kedua dengan koleksi 6 emas, 5 perak, dan 8 perunggu (total 19 medali). 

Menariknya, jika dilihat dari total medali, Tikep sebenarnya memiliki jumlah lebih banyak daripada Ternate, namun aturan klasemen yang memprioritaskan jumlah emas membuat mereka harus puas di posisi dua.

Situasi semakin panas dengan kehadiran Kabupaten Halmahera Utara (Halut) yang juga mengoleksi 6 medali emas, disertai 3 perak dan 5 perunggu (total 14 medali). 

Selisih tipis dalam perolehan perak dan perunggu antara Tikep dan Halut menunjukkan bahwa persaingan di papan tengah sangat ketat. 

Satu kesalahan kecil atau satu kemenangan tambahan bisa mengubah urutan peringkat secara drastis.

Sumber: