Putra Daerah Turun Gunung: Brigjen Mirzal Alwi Pegang Komando BNNP Malut
Putra Daerah Turun Gunung: Brigjen Mirzal Alwi Pegang Komando BNNP Malut--
MALUKUUTARA.DISWAY.ID - Peta peperangan melawan peredaran gelap narkotika di Provinsi Maluku Utara memasuki babak baru.
Terhitung mulai 1 Juli 2026, Korps Bhayangkara dan Badan Narkotika Nasional (BNN) resmi menempatkan putra terbaik daerah, Brigjen Polisi Mirzal Alwi, sebagai Kepala BNNP Maluku Utara yang baru.
Penunjukan perwira tinggi berbintang satu ini dipandang sebagai langkah taktis yang sangat strategis karena ia bukanlah orang baru di tanah Moloku Kie Raha.
Jenderal berdarah asli Kabupaten Kepulauan Sula ini memiliki ikatan emosional serta modal rekam jejak yang sangat kuat di Maluku Utara.
Dirinya pernah memimpin Direktorat Reserse Narkoba Polda Malut pada periode 2016–2019, sebuah modal berharga untuk langsung tancap gas memetakan jalur peredaran narkoba tanpa perlu waktu lama beradaptasi dengan peta wilayah lokal.
Misi Memutus Rantai Jaringan Sindikat dan Utang Kasus Lama
Kembalinya Brigjen Mirzal Alwi ke Ternate membawa harapan besar publik terkait penguatan penegakan hukum hukum yang agresif.
Saat menakhodai Ditresnarkoba Polda Malut beberapa tahun silam, ia tercatat sukses melibas 18 kasus besar dengan menjebloskan 24 tersangka ke jeruji besi, serta mengamankan barang bukti puluhan gram sabu dan ganja.
Salah satu legasi pengungkapan yang paling diingat publik adalah pembongkaran ladang ganja di Kelurahan Moya, Kecamatan Ternate Tengah. Kala itu, polisi menemukan belasan batang pohon ganja hidup.
Kasus tersebut ikut menyeret nama M. Qumar Myrdal alias Qumar yang hingga paruh kedua tahun 2026 ini dilaporkan masih berstatus Daftar Pencarian Orang (DPO) oleh pihak kejaksaan.
Pengalaman operasional ini diyakini akan mempersempit ruang gerak para buronan narkotika di wilayah Malut.
"Di Maluku Utara menjabat sebagai Wadir Narkoba 1,5 tahun dan 2,5 tahun sebagai Dirnarkoba. Masuk ke tugas baru sebagai Kepala BNNP Maluku Utara, fokus kami tidak berhenti pada penindakan hukum semata, melainkan menyiapkan berbagai program pencegahan yang menyasar anak-anak sejak usia dini," tegas Brigjen Polisi Mirzal Alwi.
Lahir di Kota Ambon, Maluku, Mirzal Alwi merupakan anak kedua dari empat bersaudara. Ia menjalani masa kecil yang berpindah-pindah mengikuti penugasan sang ayah di tanah Papua. Setelah menyelesaikan sekolah menengah atas di Ambon pada tahun 1988, ia memilih mengabdikan hidupnya ke dunia militer dan kepolisian dengan menembus seleksi AKABRI melalui Kodam Pattimura, hingga resmi lulus pada tahun 1992.
Kariernya matang di dunia reserse kriminal. Lini penugasan pertamanya dimulai sebagai Kasat Reskrim Polres Bantaeng hingga berlanjut menjadi Kanit Buser Polrestabes Makassar di era 1990-an.
Setelah merampungkan pendidikan di PTIK pada 2001, ia malang melintang memegang jabatan strategis sebagai Kapolres Bangka Barat, Kapolres Paniai di Papua, hingga Kapolres Prabumulih di Sumatera Selatan.
Sumber: