Gubernur Sherly Jamin Kerahasiaan Penuh Data Pelaku Usaha di Sensus Ekonomi 2026

Gubernur Sherly Jamin Kerahasiaan Penuh Data Pelaku Usaha di Sensus Ekonomi 2026

Gubernur Sherly Jamin Kerahasiaan Penuh Data Pelaku Usaha di Sensus Ekonomi 2026--

MALUKUUTARA.DISWAY.ID - Pemerintah Provinsi Maluku Utara bergerak cepat memastikan kesuksesan agenda nasional Sensus Ekonomi 2026 yang diinisiasi oleh Badan Pusat Statistik (BPS). 

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, menegaskan komitmen penuhnya untuk mengawal proses pemetaan struktur ekonomi daerah ini agar berjalan transparan sekaligus aman. 

Langkah strategis ini diambil guna memastikan bahwa seluruh basis data yang dikumpulkan dari para pelaku sektor usaha kecil hingga makro tidak akan bocor ke publik atau disalahgunakan.

Gubernur Sherly menjamin bahwa perlindungan terhadap informasi sensitif milik masyarakat telah diatur dalam regulasi ketat. 

Langkah proaktif ini diharapkan mampu mengikis keraguan para pengusaha maupun masyarakat umum dalam memberikan rekam jejak finansial dan operasional bisnis mereka yang sebenarnya kepada negara.

Menyikapi maraknya isu penipuan yang mengatasnamakan lembaga negara, Pemprov Malut bersama BPS menerapkan protokol keamanan berlapis bagi para petugas lapangan. 

Sensus nasional yang krusial ini dilengkapi dengan validasi digital tingkat tinggi guna memberikan rasa aman bagi masyarakat saat menerima kunjungan pendataan.

Setiap enumerator resmi BPS yang turun ke wilayah pemukiman dan kawasan industri wajib mengenakan seragam identitas khusus berupa rompi khusus, tanda pengenal fisik, serta kode QR (QR Code) unik yang tertera pada kartu identitas mereka. 

Masyarakat berhak dan diimbau untuk memindai kode QR tersebut menggunakan smartphone guna memverifikasi keabsahan penugasan sang petugas sebelum membagikan informasi internal usaha mereka.

Data Akurat Adalah Fondasi Utama Kebijakan

Pencanangan akbar Sensus Ekonomi 2026 yang digelar secara representatif di Bela Hotel Ternate pada Kamis, 18 Juni 2026, menjadi momentum krusial bagi arah pembangunan Maluku Utara. 

Agenda ini dihadiri langsung oleh pejabat tinggi negara, yakni Kepala BPS RI Amalia Adininggar Widyasanti, bersama para bupati, walikota, serta seluruh jajaran perwakilan BPS tingkat kabupaten/kota se-Maluku Utara.

Dalam forum tersebut, Gubernur Sherly menekankan bahwa validitas angka statistik memegang peranan mutlak dalam menentukan efektivitas anggaran belanja daerah.

“Kami akan menyiapkan akses dan mendukung sehingga proses Sensus Ekonomi ini bisa berjalan dengan baik karena bagi kami data ekonomi itu sangat penting untuk membantu kami menentukan kebijakan yang tepat sesuai dengan tema yaitu Statistik Ekonomi Akurat, Pasca Pembangunan Pesat,” ungkap Gubernur Sherly.

Sumber: