Kwarda Gerakan Pramuka Maluku Utara Tancap Gas Digitalisasi Organisasi

Kwarda Gerakan Pramuka Maluku Utara Tancap Gas Digitalisasi Organisasi

Kwarda Gerakan Pramuka Maluku Utara Tancap Gas Digitalisasi Organisasi--

MALUKUUTARA.DISWAY.ID - Gerakan Pramuka di bumi Moloku Kie Raha resmi memasuki babak baru yang lebih modern. 

Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Maluku Utara secara resmi menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) tahun 2026 yang dipusatkan di Kantor Kwarda, Sofifi. 

Agenda strategis yang berlangsung selama dua hari ini berfokus penuh pada percepatan migrasi sistem administrasi konvensional menuju ekosistem digital terintegrasi melalui sosialisasi Kartu Tanda Anggota (KTA) Nasional serta pemanfaatan aplikasi "Ayo Pramuka".

Pertemuan tingkat tinggi ini dihadiri oleh jajaran pengurus Kwartir Cabang (Kwarcab) dari 9 kabupaten/kota se-Maluku Utara. 

Berdasarkan laporan panitia, hanya kontingen dari Kwarcab Kabupaten Pulau Taliabu yang tercatat absen atau tidak menghadiri forum pengambilan keputusan penting tersebut. 

Kendati demikian, Rakerda tetap berjalan kuorum dan langsung tancap gas melalui Sidang Pleno I demi mengejar sinkronisasi data dari level daerah hingga ke tingkat Kwartir Nasional (Kwarnas).

Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Maluku Utara, H. Muhammad Abusama, menegaskan bahwa implementasi teknologi digital di tubuh Pramuka sudah tidak bisa ditunda-tunda lagi. 

Melalui sistem digitalisasi yang matang, akses data keanggotaan, akreditasi gugus depan, hingga pelaporan kegiatan berkala dari pelosok Maluku Utara ke pusat akan menjadi jauh lebih cepat, transparan, dan akurat.

Untuk memastikan program ini tidak mandek, setiap Kwarcab diinstruksikan telah menunjuk Person in Charge (PIC) atau penanggung jawab teknis. 

PIC inilah yang memegang kendali penuh dalam mengedukasi para pembina dan anggota di daerah masing-masing mengenai pengoperasian aplikasi Ayo Pramuka.

"Saya berharap dengan kehadiran dan komitmen penuh dari para PIC masing-masing kwarcab, kita akan dapat melakukan percepatan digitalisasi Pramuka di Maluku Utara secara merata dan tanpa hambatan teknis yang berarti," ujar H. Muhammad Abusama, yang akrab disapa Ka Ama, di hadapan forum Rakerda.

Matangkan Skema Jamnas & Siasati Efisiensi Anggaran Fiskal

Selain transformasi digital, Rakerda 2026 ini memikul misi krusial untuk menyamakan persepsi seluruh Kwarcab terkait persiapan matang menyongsong Jambore Nasional (Jamnas).

Pembahasan dilakukan secara mendetail mulai dari klaster penyaringan peserta, teknis akomodasi keberangkatan, manajemen perlengkapan selama di bumi perkemahan pusat, hingga skenario pemulangan kontingen secara aman dan terkoordinasi.

Di sisi lain, forum ini juga menjadi ruang evaluasi kritis terhadap kinerja program satu tahun ke belakang. 

Sumber: