345 ASN Maluku Utara Masuk Radar Pemetaan Kompetensi
345 ASN Maluku Utara Masuk Radar Pemetaan Kompetensi--
MALUKUUTARA.DISWAY.ID - Revolusi tata kelola birokrasi di lingkungan Pemerintah Provinsi Maluku Utara resmi dimulai.
Untuk memastikan pengisian jabatan strategis dilakukan secara objektif dan berbasis kompetensi, Badan Kepegawaian Negara (BKN) secara resmi mengimplementasikan aplikasi SIMATA BKN bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemprov Maluku Utara.
Langkah strategis ini dilakukan melalui sosialisasi dan coaching Manajemen Talenta yang digelar di UPT BKN Ternate pada 12-13 Mei 2026.
Fokus utamanya adalah menghilangkan praktik subjektivitas dalam pengisian jabatan, khususnya untuk kursi eselon II, dengan mengandalkan data kinerja yang akurat dan terukur secara digital.
Sebanyak 345 peserta yang terdiri dari pejabat struktural dan fungsional madya mengikuti proses pemetaan ini.
Melalui aplikasi SIMATA, setiap ASN akan dipetakan ke dalam skema "Kotak 9" (Nine-Box Grid). Skema ini secara transparan memisahkan ASN berdasarkan dua indikator utama: tingkat potensi dan capaian kinerja.
ASN yang berada di kotak tertinggi (tinggi potensi dan tinggi kinerja) akan masuk ke dalam kelompok talenta atau talent pool.
Mereka inilah yang dipersiapkan sebagai suksesor untuk menduduki jabatan eselon II atau posisi strategis lainnya tanpa harus melalui proses panjang yang tidak terukur.
Digitalisasi Manajemen Talenta untuk Percepatan Pembangunan
Deputi Bidang Pembinaan Penyelenggaraan Manajemen Aparatur BKN, Dr. Herman, bersama Kepala Kanreg XI BKN Manado, Dr. Akhmad Syauki, menegaskan validitas data adalah harga mati.
Aplikasi SIMATA BKN menjadi basis data tunggal yang akan memantau riwayat hidup, uji kompetensi, hingga profil psikologis ASN secara komprehensif.
Plt Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Maluku Utara, Zulkifli, menyatakan bahwa sistem ini merupakan bentuk nyata penerapan sistem merit.
"Kita ingin menyiapkan kader-kader pemimpin birokrasi yang tepat untuk mendukung percepatan program strategis Gubernur dan Wakil Gubernur. Data yang akurat akan mendukung pengambilan keputusan yang sangat objektif," jelasnya.
Target Pengisian Jabatan Eselon II yang Lebih Profesional
Dengan adanya data talenta yang sudah terprofil, Pemerintah Provinsi Maluku Utara kini memiliki "peta jalan" yang jelas untuk pembinaan karier pegawai.
Hal ini diharapkan mampu menekan angka mismatch jabatan (ketidaksesuaian kompetensi dengan tugas) yang selama ini menjadi kendala dalam efisiensi birokrasi.
Sumber: