Halmahera Utara Mencekam! Gunung Dukono Meletus Dahsyat 2.400 Meter, Radius 4 KM Wajib Kosong!

Halmahera Utara Mencekam! Gunung Dukono Meletus Dahsyat 2.400 Meter, Radius 4 KM Wajib Kosong!

Gunung Dukono Meletus Dahsyat 2.400 Meter, Radius 4 KM Wajib Kosong--

MALUKUUTARA.DISWAY.ID - Gunung api Dukono kembali menunjukkan aktivitas vulkanik tinggi dengan meluncurkan letusan setinggi kurang lebih 2.400 meter di atas puncak pada Sabtu, 2 Mei 2026, tepat pukul 06:18 WIT. 

Letusan ini menjadi salah satu yang terbesar dalam periode aktivitas terbaru gunung tersebut.

Berdasarkan pengamatan visual, kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal yang condong mengarah ke sektor Barat Laut. 

Secara teknis, aktivitas ini terekam jelas pada seismogram dengan amplitudo maksimum mencapai 30 mm serta durasi gempa letusan selama 63,13 detik.

Menyikapi eskalasi aktivitas ini, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melalui Pos Pengamatan Gunung api (PGA) Dukono menetapkan status gunung pada Level II (Waspada). 

Otoritas setempat mengeluarkan larangan keras bagi warga maupun wisatawan untuk mendekati area berbahaya.

"Pos PGA Dukono mengimbau kepada masyarakat di sekitar dan pengunjung agar tidak melakukan aktivitas, mendaki, atau mendekati Kawah Malupang Warirang dalam radius 4 kilometer dari puncak," tegas Pengamat Gunung Dukono, Bambang Sugiono, dalam keterangan resminya pada Sabtu (2/5/2026).

Ancaman Abu Vulkanik Secara Periodik 

Fenomena letusan Gunung Dukono dikenal unik karena sering terjadi secara periodik. Sebaran abu vulkanik sangat bergantung pada arah dan kecepatan angin. 

Sehingga wilayah yang terdampak hujan abu bisa berubah sewaktu-waktu tanpa peringatan dini yang lama.

Warga diminta untuk tetap siaga menghadapi paparan debu vulkanik yang dapat mengganggu Kesehatan. Terutama pada sistem pernapasan dan penglihatan.

“Masyarakat di sekitar Gunung Dukono diharapkan selalu menyediakan masker penutup hidung dan mulut. Penggunaan masker sangat krusial saat hujan abu terjadi guna menghindari ancaman bahaya abu vulkanik pada sistem pernapasan,” tambah Bambang Sugiono.

Kesiapsiagaan Masyarakat Halmahera Utara

Hingga berita ini diturunkan, masyarakat di lereng Gunung Dukono diminta untuk terus memantau informasi resmi dari aplikasi Magma Indonesia atau laporan rutin dari Pos PGA. 

Pemerintah daerah juga mulai melakukan koordinasi untuk memastikan stok masker di puskesmas terdekat mencukupi.

Mengingat letusan ini membawa material halus yang bisa terbawa angin hingga ke pemukiman, warga disarankan untuk:

  • Menutup sarana air bersih agar tidak terpapar abu.
  • Membersihkan atap rumah dari tumpukan abu vulkanik yang tebal untuk mencegah robohnya bangunan.
  • Tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh isu-isu yang tidak bersumber dari otoritas vulkanologi.

Sumber: