Hanya Rp50 Ribu! Pemprov Malut Guyur 1.000 Paket Sembako Murah di Tidore
Pemprov Malut Guyur 1.000 Paket Sembako Murah di Tidore--
MALUKUUTARA.DISWAY.ID - Pemerintah Provinsi Maluku Utara bergerak cepat meredam gejolak harga pangan yang kian mencekik leher masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.
Melalui inisiatif strategis bertajuk Gerakan Pasar Murah (GPM), pemerintah berupaya keras memutus rantai inflasi yang seringkali menghantui warga di pengujung bulan suci Ramadan.
Pusat perhatian tertuju pada halaman Masjid Ar-Rahman Tomagoba, Kota Tidore Kepulauan, pada Senin (16/3/2026).
Di sana, Pemerintah Provinsi menyediakan 1.000 paket bahan pokok bersubsidi yang terdiri dari beras SPHP, gula pasir, dan minyak goreng Minyakita.
Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe, turun langsung memastikan distribusi bantuan ini tepat sasaran.
Sebanyak 700 paket dikelola oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan, sementara 300 paket lainnya disalurkan melalui Dinas Pangan.
Paket-paket ini dilepas dengan harga sangat miring, yakni hanya Rp50.000 per paket, jauh di bawah harga pasar normal.
“Gerakan Pangan Murah ini merupakan ikhtiar pemerintah untuk membantu para ibu rumah tangga menghadapi tren kenaikan harga bahan pokok selama Ramadan. Kami berharap paket ini dapat membantu meringankan beban ekonomi keluarga,” tegas Sarbin Sehe saat meninjau lokasi GPM di Tidore.
BACA JUGA:Bupati Halteng Bayar 1.000 Paket Sembako, Warga Langsung Bawa Pulang Gratis
Serentak di 10 Kabupaten/Kota
Misi penyelamatan ekonomi ini tidak hanya berhenti di Tidore. Sarbin Sehe menegaskan bahwa aksi serupa digelar secara serentak di 10 kabupaten dan kota di seluruh Maluku Utara.
Wilayah kepulauan yang sulit dijangkau seperti Kabupaten Pulau Taliabu dan Kabupaten Kepulauan Sula bahkan telah mengawali gerakan ini lebih awal untuk memastikan stok pangan aman hingga hari kemenangan tiba.
Wagub menyoroti fenomena "pindah jam makan" yang memicu lonjakan permintaan pasar.
Tanpa intervensi pemerintah, permintaan yang membludak ini dipastikan akan memicu kenaikan harga cabai, tomat, dan ikan yang selama ini menjadi penyumbang utama inflasi di Maluku Utara.
Di balik kemeriahan pasar murah, Sarbin Sehe menyelipkan pesan reflektif yang cukup menohok.
Sumber: