Modal Gratis Rp5 Juta Menanti! Gubernur Sherly Bongkar Rahasia UMKM Perempuan Malut Jadi Sultan
Modal Gratis Rp5 Juta Menanti, Gubernur Sherly Bongkar Rahasia UMKM Perempuan Malut Jadi Sultan--
MALUKUUTARA.DISWAY.ID - Ternate kini menjadi pusat perhatian ekonomi inklusif di Indonesia Timur. Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, secara resmi membuka gerbang transformasi bagi ratusan pengusaha perempuan melalui Kick-Off Program LAKSMI (Langkah Aksi Kapasitas Sosial Mikro Untuk Inklusi).
Program LAKSMI merupakan aliansi strategis antara raksasa industri Eramet Beyond, lembaga filantropi YCAB Foundation, dan Pemerintah Provinsi Maluku Utara.
Fokusnya jelas: membedah tantangan klasik pengusaha lokal dan menyuntikkan keahlian baru agar produk Maluku Utara tidak hanya jago kandang, tetapi mampu bersaing di level nasional hingga global.
Gubernur Sherly memberikan catatan penting bagi para pelaku usaha. Meski memuji kemajuan pesat dalam desain kemasan (packaging) di Ternate, ia menegaskan konsistensi adalah kunci yang sering terlupakan.
"Kemasan sudah bagus, tapi isinya harus berkelanjutan (sustain). Kualitas rasa tidak boleh berubah-ubah antara produksi pertama dan berikutnya. Ini adalah PR besar agar produk kita menjadi oleh-oleh yang terpercaya bagi wisatawan," tegas Gubernur Sherly.
Dia menyoroti dua pilar utama yang akan diajarkan dalam Program LAKSMI: Literasi Keuangan dan Digital Marketing.
Menurutnya, banyak pengusaha yang terjebak hanya mengejar omzet besar namun gagap dalam mengelola keuntungan (profit) untuk keberlangsungan usaha.
BACA JUGA:Gibran Kunjungi Maluku Utara, Silaturahmi dengan Nelayan dan Pelaku UMKM
Skema Hibah Modal dan Pendampingan Ketat
Tidak hanya memberikan teori, Program LAKSMI 2026 hadir dengan dukungan finansial yang nyata. Berikut adalah struktur program yang akan dijalankan:
- Pelatihan Intensif: 200 pelaku UMKM perempuan terpilih akan mendapatkan edukasi mendalam mengenai manajemen usaha.
- Kurasi Ketat: Dari total peserta, akan disaring menjadi 25 UMKM terbaik berdasarkan performa dan potensi pertumbuhan.
- Bantuan Modal: Sebanyak 25 peserta terbaik tersebut berhak menerima dana hibah modal usaha sebesar Rp5.000.000 per UMKM.
Gubernur Sherly mengingatkan agar pendampingan tidak berhenti setelah dana cair. "Pengalaman membuktikan, tanpa kontrol berkala, mereka yang sudah naik kelas bisa turun kelas lagi. Monitoring harus berjalan untuk memastikan mereka tetap berada di jalur yang benar (on the right track)," tambahnya.
Misi Internasional di Balik Pemberdayaan Lokal
CEO YCAB Foundation, Veronica Colondam, menjelaskan bahwa program ini dirancang untuk memutus rantai pasok (supply chain) yang terlalu Panjang.
Sehingga keuntungan maksimal dapat dinikmati langsung oleh perajin atau pengusaha perempuan.
Sementara itu, CEO Eramet Indonesia, Jerome Baudelet, menegaskan komitmen perusahaan untuk membangun masa depan bersama warga Maluku Utara.
Dengan filosofi ‘construire l’avenir ensemble’, Eramet memandang Maluku Utara sebagai mitra strategis yang kesejahteraannya harus diprioritaskan, khususnya melalui pemberdayaan perempuan.
Sumber: